Minggu, 05 Juli 2026

Perjalanan Priscilla Juliani Hayuko Menjadi Kadet Mahasiswa S1-Fisika Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 7

Perjalanan Priscilla Juliani Hayuko Menjadi Kadet Mahasiswa S1-Fisika Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 7

Perjalanan menjadi Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia merupakan proses seleksi yang panjang, kompetitif, dan penuh tantangan. Catatan Blog ini mendokumentasikan perjalanan Priscilla Juliani Hayuko sejak mempersiapkan diri sebagai calon peserta hingga resmi menjadi Kadet Mahasiswa Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 7 Tahun Akademik 2026/2027.

Perjalanan dimulai pada Januari 2026 ketika Universitas Pertahanan RI mengumumkan pembukaan Penerimaan Kadet Mahasiswa Program Sarjana (S-1). Priscilla kemudian mengikuti pendaftaran secara daring pada 1-28 Februari 2026 dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan.



Setelah dinyatakan lulus verifikasi administrasi pada 7 Maret 2026, Priscilla melanjutkan proses seleksi dengan mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD) BKN yang dilaksanakan pada 13-17 April 2026. Keberhasilan melewati tahapan tersebut membawanya ke seleksi psikologi yang berlangsung pada 27 April hingga 2 Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan Tes Kesehatan Tahap I pada 18-22 Mei 2026.



Tahapan berikutnya adalah seleksi terpusat di Kampus Universitas Pertahanan RI pada 5-14 Juni 2026, yang meliputi Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI), Tes Mental Ideologi, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesehatan Jiwa, Wawancara Akademik, Tes Kesamaptaan Jasmani, Tes Renang, serta Wawancara Mental Ideologi. Seluruh tahapan tersebut bertujuan menilai kemampuan akademik, kondisi kesehatan, kebugaran fisik, integritas, karakter, serta kesiapan peserta menjadi kadet Universitas Pertahanan.



Berdasarkan hasil sidang panitia seleksi, pada 23 Juni 2026 Priscilla dinyatakan lulus dan resmi diterima sebagai Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 7 Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan. Selanjutnya, pada 24-25 Juni 2026, ia melaksanakan registrasi ulang dan menerima perlengkapan pendidikan (Kaporlap).





Pada 26 Juni 2026, bersama seluruh Kadet Mahasiswa Cohort 7, Priscilla diberangkatkan dari Universitas Pertahanan menuju Akademi Militer Magelang untuk mengikuti Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) yang berlangsung pada 29 Juni hingga 28 Agustus 2026. Selama pendidikan tersebut, para kadet dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat bela negara, serta jiwa korsa sebagai bekal menjalani pendidikan tinggi di lingkungan Universitas Pertahanan.

 

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Pendidikan Dasar Militer, Priscilla kembali ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia dan mengikuti Pembukaan Pendidikan Tahun Akademik 2026/2027 pada 1 September 2026. Sejak saat itu, ia resmi memulai pendidikan akademik sebagai Kadet Mahasiswa Program Studi Fisika dengan komitmen untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung kemajuan pertahanan negara.





Catatan Blog ini menjadi dokumentasi perjalanan, perjuangan, dan pencapaian yang menandai awal pengabdian Priscilla Juliani Hayuko sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Diharapkan perjalanan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda yang memiliki cita-cita mengabdi kepada bangsa melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan penguatan sistem pertahanan negara.

Selasa, 22 Februari 2022

Manusia Purba Eropa

Salma Apriliani Hayuko
X IPS 2


    Manusia purba merupakan manusia yang hidup di zaman Praaksara atau yang sering disebut sebagai zaman nirleka, yaitu zaman dimana manusia belum mengenal tulisan. Kini manusia purba yang hidup jutaan tahun lalu sudah tiada dan tubuhnya sudah berubah menjadi fosil. Fosil-fosil yang ditemukan tersebut akan digunakan sebagai salah satu sumber atau bukti fisik sejarah dan bahan untuk penelitian para ahli. Setiap kawasan pasti memiliki jenis-jenis manusia purba nya tersendiri, begitupun dengan Eropa. Manusia purba Eropa terbagi ke dalam 3 jenis.

    Manusia purba paling terkenal yang ditemukan di Kota Heidelberg, Jerman oleh Dr. Schoetensack yaitu Homo Heidelbergensis. Yang hidup sekitar 600 ribu-400 ribu tahun yang lalu. Manusia purba ini memiliki volume otak yang hampir sama dengan manusia modern yang rata-rata bervolume 1.350 cc, dan ia memiliki volume 1.100-1.400 cc. Tinggi nya mencapai 180 cm. Namun, menurut Lee Berger tinggi manusia purba ini mencapai 210 cm, sehingga sering menyebut nya "manusia raksasa". Uniknya, Homo Heidelbergensis sudah mengenal sedikit bahasa walaupun masih cukup sederhana. 
Yang kedua, ada manusia purba yang pertama kali ditemukan di Sungai Neander, Dusseldorf, Jerman bernama Homo Neanderthalensis. Ditemukan oleh Prof Sollas dan diperkirakan hidup sekitar 125 ribu-25 ribu tahun yang lalu. Dalam penelitian Homo Neanderthalensis selain ditemukan alat-alat batu dan tulang ditemukan juga bekas-bekas api, hal ini menunjukan bahwa Homo Neanderthalensis hidup di daerah dingin. Ukuran otak Homo Neanderthalensis tidak berbeda jauh dengan Homo Heidelbergensis yaitu 1.400 cc-1.500 cc. Tinggi nya sama dengan tinggi rata-rata manusia modern. Manusia purba jenis ini mempunyai kerangka tulang lebih kukuh dari manusia modern. Ada fakta yang menjelaskan bahwa Homo Neanderthalensis rata-rata hanya bertahan hidup kurang dari usia 20 tahun, hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh mereka yang tidak kuat menahan dingin nya udara di Eropa walaupun mereka sudah membangun rumah kayu. Homo Neanderthalensis juga sudah mengenal sistem kepercayaan pada saat itu, dibuktikan dengan ada nya penemuan peralatan kubur.
Dan yang terakhir, ada manusia purba yang datang dari Prancis Selatan ditemukan oleh Edouard Larter sekitar 30.000 tahun lalu bernama Homo cro Magnon. Ia hidup pada zaman akhir glasial. Homo cra Magnon memiliki ciri fisik diantara nya; dahi vertikal, muka datar, dagu tampak nyata, dan memiliki tinggi badan rata-rata 165 cm. Ciri lain dari Homo cro Magnon adalah dahi vertikal, muka datar, dan dagu tampak nyata. Para ahli mengakatakan bahwa Homo cro Magnon termasuk ras berasal dari Afrika Kuno karena ia memiliki volume otak yang cukup besar yaitu 1.400 cc. Menariknya dari Homo cro Magnon adalah mereka telah mahir dalam membuat lukisan dan mampu membuat alat-alat dari batu yang indah. Menurut para ahli, ini adalah salah satu manusia purba yang sudah hidup aman dan nyaman. Dan diyakini sebagai salah satu nenek moyang manusia modern.

    Sehingga dapat diambil kesimpulan dari ke 3 jenis manusia purba Eropa tersebut, bahwa setiap manusia purba memiliki sejarah/ceritanya tersendiri. Begitu pun juga dengan ciri-ciri, kelebihan, dan kekurangan yang mereka miliki masing-masing. Maka penting sekali untuk mengetahui sejarah terdahulu agar mengetahui bahwa menjadi manusia modern sudah mendekati kata "nikmat" dan belajar untuk menjadi manusia modern yang lebih baik juga paham akan teknologi seiring dengan perkembangan zaman.

Sumber : 
https://youtu.be/u3ZOYtvXRUY

Selasa, 21 September 2021

Berita Kegiatan Kejuaraan Multisport Championship 2021 Cabor Wushu

Kegiatan Acara Kejuaraan Multisport Championship 2021

 

https://www.idu.ac.id/berita/unhan-ri-laksanakan-acara-kejuaraan-multisport-championship-2021.html

Tuesday, September 21 st, 2021

 


    Bogor – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan acara penutupan Kejuaraan Unhan RI Multisport Championship 2021, diawali sambutan oleh Ketua Pelaksana Multisport Championship 2021 Wakil Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI Laksma TNI Dr. Endro Legowo, S.E., M.A.P, Sambutan Ses Kementerian Pemuda dan Olah Raga Gatot S, Dewa Broto dan Sambutan Rektor Unhan RI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD melalui video bertempat di ruang Theater Gd. Auditorium Kampus Bela Negara Unhan RI Kawasan IPSC Sentul Bogor Jawa Barat. Selasa, (21/9).


    Acara Kejuaraan Unhan RI Multisport Championship 2021 diisi dengan tayangan video masing-masing Cabang Olah raga (Cabor) Cabor Pencak Silat, Cabor Taekwondo, Cabor Gymnastic, Cabor Karate, Cabor Panahan serta Cabor Wushu. Kegiatan kejuaraan Unhan RI Multisport Championship 2021 kali ini memperebutkan piala Rektor Unhan RI untuk pertama kalinya.

    Terakhir dalam sambutan Rektor Unhan RI melalui video menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas inisiatif terselenggaranya kejuaraan Unhan RI Multisport Championship 2021 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, dan terbukti panitia mampu melaksanakan kegiatan besar ini dengan jumlah peserta mencapai sebanyak 3.486 Atlet dari 328 tim yang tersebar dari 25 Provinsi di seluruh Indonesia. Unhan RI Multisport Championship 2021 diselenggarakan dengan tujuan memunculkan bibit – bibit atlet baru yang nantinya akan menjadi andalan tim nasional Indonesia untuk menghadapi kejuaraan di tingkat Internasional, melalui kejuaraan ini diharapkan akan melahirkan Atlet Nasional yang menjadi tumpuan bagi delegasi merah putih untuk mampu mengahrumkan nama bangsa dan negara di level dunia.

 

  


https://www.gonews.co/berita/baca/2021/09/21/rajawali-sakti-juara-umum-unhan-ri-multisports-championship-2021

Selasa, 21 September 2021  13:17 WIB

Penulis: Azhari Nasution

Rajawali Sakti Juara Umum Unhan RI Multisports Championship 2021

Rektor Unhan RI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD beserta Atlet Wushu Rajawali Sakti Jakarta yang menjadi juara Unhan RI Multisports Championship 2021 Cabor Wushu

 

JAKARTA – Sasana Wushu Rajawali Sakti Jakarta berhasil meraih gelar juara umum pada ajang Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Multisports Championship yang berlangsung pada 15–18 September 2021.

Sasana milik Herman Wijaya tersebut berhasil mengumpulkan 11 medali emas, 7 perak, dan 4 perunggu. Di posisi kedua, Sasana Garuda Emas meraih 8 emas, 4 perak, dan 2 perunggu, sementara peringkat ketiga ditempati Citra Satria Wushu Indonesia dengan perolehan 6 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

"Rajawali Sakti Jakarta mengucapkan terima kasih kepada Unhan RI yang sudah bekerja sama dengan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dalam menggelar Multisports Championship 2021," kata Herman Wijaya yang dihubungi pada hari Selasa (21/9/2021).

Herman Wijaya, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov WI DKI Jakarta, berharap Multisports Championship ini bisa berlanjut di tahun mendatang. Pasalnya, atlet wushu di Indonesia membutuhkan banyak kesempatan untuk mengikuti berbagai event tingkat nasional.

"Atlet wushu butuh jam terbang sehingga bisa melihat sejauh mana prestasi yang telah mereka capai dalam latihan. Semoga Unhan RI Multisports Championship menjadi kalender tetap tahunan," imbuhnya. ***

 

 


Priscilla Juliani Hayuko memperoleh Medali Perak 
pada Kejuaraan Multisports Championship UNHAN R 2021 (Tingkat Nasional) 
Cabang Olahraga Wushu 
jurus Taiji Jian 
Pelaksanaan 04 s.d.19-09-2021

Minggu, 12 September 2021

Historiografi dan Metode Penelitian Sejarah

Salma Apriliani Hayuko
X IPS 2


Historiografi dan Metode Penelitian Sejarah

Penelitian sejarah
adalah sebuah penelitian yang dilakukan dengan cara pengumpulan data dan evaluasi data untuk menggambarkan,menjelaskan,dan memahami peristiwa yang terjadi di masa lalu.

Tujuan penelitian sejarah adalah untuk menambah pengetahuan tentang peristiwa yang terjadi di masa lalu dan dapat dijadikan pelajaran di masa yang akan datang.

Historiagrafi
adalah hasil atau karya penulisan sejarah.
Historiografi merupakan metode terakhir dalam penelitian sejarah.

Dalam melakukan penelitian sejarah ada 5 tahap yang harus dilakukan, yaitu:

1. Pemilihan Topik
Dalam memilih topik untuk di teliti yang ditulis bukan hasil duplikasi atau pengulangan dari penelitian yang sudah ada. Agar penelitian lengkap digunakan unsur 5W 1H (What,why,where,when,who,how).
2. Heuristak (Pengumpulan Sumber)
Tahap ini sangat berguna untuk mengumpulkan fakta-fakta tentang topik yang dipilih untuk penelitian. 

Beberapa sumber yang biasa digunakan, yaitu:
1. Sumber lisan
2. Sumber benda
3. Sumber tulisan

3. Verifikasi (Kritik Sumber)
Verifikasi adalah proses menyeleksi sumber-sumber dan memastikan sudah benar-benar akurat atau tidak. Ada dua jenis verifikasi, yaitu:
1. Verifikasi eksternal
Aspek yang digunakan dalam verifikasi eksternal meliputi aspek autentitas (kesesuaian sumber), orisinalitas (keaslian), dan integritas (keutuhan sumber).
2. Verifikasi internal
Aspek yang digunakan dalam verifikasi internal meliputi aspek sifat sumber (keresmian sumber), latar belakang penulis sumber, dan perbandingan dengan sumber lainnya.

4. Interpretasi
adalah tahap penafsiran makna yang sudah di kritik. Ada dua cara melakukan tahap interpretasi ini, yaitu dengan cara analisis (menguraikan) dan sintesis (menyatukan) fakta-fakta yang telah diperoleh sebelumnya.

5. Historiografi
Dalam menulis sejarah harus menggunakan kaidah penulisan, yaitu:
-Bahasa dan format penulisan yang digunakan sesuai dan benar.
-Penggunaan tanda baca, istilah, dan penulisan rujukan sumber dengan tepat.
-Istilah tertentu harus digunakan sesuai konteks permasalahannya.

Contoh penelitian sejarah:

Penemuan sungai Mississippi. Penelitian sejarah mengungkap cerita ini berdasarkan sumber tulisan dari catatan anggota ekspedisi penjelajah Spanyol Hernando de Soto dan surat arsip Spanyol.

Minggu, 01 Agustus 2021

Ruang Lingkup Sejarah

Nama : Salma Apriliani Hayuko (prili)
Kelas  :  X IPS 2


A. Kehidupan Manusia dalam Ruang dan Waktu

•Sejarah secara umum adalah peristiwa atau kejadian yang sudah terjadi pada masa lampau.

•Sejarah berasal dari kata Bahasa Arab "Syajaratun" yang berarti pohon. Pohon diartikan sebagai pohon keluarga yang memaksa asal-usul atau silsilah, adanya suatu kejadian, perkembangan tentang sebuah peristiwa secara berkelanjutan. 

•Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki akal dan pikiran. Manusia termasuk ke dalam spesies "Homosepien".

•Ruang adalah suatu tempat kejadian. Ruang di bagi menjadi 3, yaitu:
1. Lokal (sesuatu yang berasal dari sekitar.)
2. Nasional (sesuatu yang berasal dari negara sendiri)
3. Dunia (sesuatu yang berasal lebih dari satu negara)

•Waktu adalah berapa lama berlangsungnya kejadian.

a. Manusia dan Sejarah
Manusia adalah salah satu objek yang menjadi fakta sejarah. Dan sejarah sebagai subjek nya.

b. Konsep ruang dalam Sejarah
•Ruang memiliki bagian penting dalam sejarah. Karena, agar tahu dimana kejadian tersebut terjadi.